3 Cara Menghentikan Tinder Swindler, Penting Banget!

tinder swindler

Kita semua tahu bahwa The tinder swindler, sebuah film dokumenter Netflix, sekarang sedang populer. Bagaimanapun, semua orang menyukai film dokumenter ini. Segera tonton jika belum. 

Premisnya adalah film ini menceritakan kisah tiga wanita yang ditipu melalui aplikasi kencan populer Tinder pada tahun 2018 dan bahkan sebelumnya. Secara kebetulan, mereka bertiga berada di dekat siluet Simon Leviev.

Ketiganya awalnya dijanjikan untuk menikah. Namun seiring berjalannya waktu, Simon justru membuang-buang uang untuk mendukung pesta belanjanya. Sebenarnya, ini adalah satu-satunya insiden yang melibatkan penipuan di Tinder, bukan hanya Simon dan ketiga korbannya.

Pada kenyataannya, banyak wanita dan bahkan pria lain mengalami keadaan yang sebanding. Selain itu, ini bukan hanya Tinder. Bahkan aktivitas tinder swindler ini terjadi di website atau program yang mencari teman dating hingga saat ini.

Bagaimana cara menghentikan tinder swindler

Tentu kita tidak ingin menjadi korban bukan? Mari kita fokus pada beberapa cara yang dijamin aman agar terhindari dari tinder swindler.

1. Hindari menggunakan nama lengkap Anda

Menggunakan nama asli Anda adalah metode tertentu untuk menghindari tinder swindler pertama, atau bahkan jika Anda melakukannya, jangan gunakan nama lengkap Anda. Cukup gunakan nama panggilan atau nama fiktif.

Mengapa? Wajar saja, hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena meskipun kita berperilaku sangat baik, ada orang-orang yang ingin menyakiti kita. Selain itu, seperti yang ditunjukkan dalam film dokumenter, bahkan tiga korban Simon yang menggunakan nama panggilan atau mungkin hanya mengarang masih menjadi korbannya.

Baca juga: Cara Mengatasi Jaringan Indosat Lemot Meski Sudah 4G

2. Hindari berbagi terlalu banyak informasi

Hindari berbagi informasi yang terlalu teliti jika Anda ingin menghentikan tinder swindler berikutnya. Karena informasi yang ditawarkan membuatnya jelas, bahwa kalian menjadi sasaran orang lain yang ingin berlaku kejam, mirip dengan pernyataan sebelumnya tentang nama.

Apalagi kalau kita berbagi nomor ATM atau kartu kartu kredit. Pada dasarnya, hanya memberikan informasi yang sangat umum. Misalnya, tanggal lahir, lokasi tempat tinggal umum (misalnya Jakarta, bekasi, atau Tangerang), hobi, dan pekerjaan (Anda bahkan tidak perlu mencantumkan tempat bekerja). 

Teman-teman, itu saja. Calon pacar bisa langsung menanyakan melalui pesan pribadi (PM) jika ada pertanyaan tambahan.

3. Segera minta pertemuan

Oke, jadi kebenarannya sedikit berbeda dari apa yang digambarkan di filmnya, banyak individu telah ditipu meskipun mereka belum benar-benar bertemu. Jadi tentu saja, jika dia hanya meminta uang melalui pembicaraan online saat PDKT, itu modusnya.

Nah, pada sistem online, dia akan mengklaim bahwa dia membutuhkan uang untuk mengobati orang tuanya yang sakit parah (biasanya menggunakan kanker). Setelah itu, dia secara konsisten menolak permintaan kalian untuk bertemu langsung karena berbagai alasan.

Jika mereka benar-benar serius menjalin hubungan, mengapa tidak bertemu selama beberapa jam saja? Jika mereka bertemu kalian, butuh waktu lebih lama bagi kamu untuk menjadi teman dekat.

Alasan lain permintaan bertemu ini adalah, agar kamu dapat memastikan apakah penampilan dan sikapnya sesuai dengan apa yang diyakini. Jika temah dating anda menolak pertemuan, kami sarankan untuk segera mengakhirinya.

Apalagi jika mereka meminta uang, sulit untuk bertemu secara langsung, sudah jelas mereka adalah salah satu penipu yang merugikan. Jadi sekali lagi, tolong tolak permintaan uang dari teman kencan anda apapun alasannya. Langkah ini akan membantu Anda menjauh dari tinder swindler, semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Mengembalikan Kontak HP yang Terhapus, Work